Sumedang, 27/10 (ANTARA) - Pemerintah Jepang mengharapkan, kerjasama dengan Indonesia dalam tukar informasi Otonomi Daerah terus ditingkatkan.
Deputy Direktor, General of Minister's Secretariat, MIC (Ministry of Internal Affairs and Communications) Jepang, Kazuo Miwa melalui juru bicaranya sesaat setelah menutup Seminar Internasional tentang Pemerintahan Daerah, di kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Rabu.
Melihat penyelenggaraan seminar yang dihadiri oleh banyak pelaku pemerintahan di Indonesia, menurut Kozuo, dia merasa merasa optimis hubungan antara kedua negara dalam saling tukar informasi desentralisasi dan Otda akan bisa berkesenimbungan.
"Tidak saja dengan Indonesia, tetapi kita telah melakukan kerjasama dalam masalah yang sama dengan negara-negara lain di Asia," jelasnya.
Dari seminar yang telah dilaksanakan, menurut Kozuo, pihaknya akan menindak lanjuti dengan memberi masukan dalam perubahan UU (Undang-Undang) dan sistem Pemerintah Daerah yang sedang disusun, oleh negara Jepang.
"Masing-masing pihak menyusun bahan pertimbangan sumber daya manusia, sebagai sesuatu yang sangat penting dalam penyusunan undang-undang dan sistem pemerintahan," kata Kozuo.
Antara Jepang dan Indonesia, lanjut dia, mempunyai kesamaan dalam mengembangkan Otda. Untuk program kerjasama seperti pelaksanaan diskusi pun bukan sekali ini saja, karena beberapa tahun sebelumnya sudah pernah dilaksanakan di Jakarta. ***4***
