Purwakarta, 27/9 (ANTARA) - Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mendapatkan bantuan dana program nasional pemberdayaan masyarakat perkotaan lebih dari Rp18 miliar untuk pembangunan fisik selama tiga tahun terakhir.
"Sejak 2009 Purwakarta mendapat bantuan PNPM perkotaan sebesar Rp6,3 miliar setiap tahun. Untuk 2011, dalam waktu dekat akan dilaksanakan," ujar Sutisna, kabid Perumahan dan Permukiman Dinas Ciptakarya, Kabupaten Purwakarta, Senin.
Dana PNPM sebesar itu untuk membiayai pembangunan insfrastruktur seperti jalan lingkungan, sarana air bersih, drainase dan Posyandu di empat kecamatan. Dana tersebut bersumber dari APBD dan APBN.
Dari pemantauan Ciptakarya, menurut Sutisna, pembangunan sarana/prasarana untuk pemberdayaan masyarakat di Purwakarta cukup berhasil dengan dukungan partisipasi masyarakat.
"Masyarakat merespons baik, dan mereka secara sukarela bergotong royong melaksanakan pembangunan di lingkungan masing-masing sekaligus mengawasinya," tambah dia.
Namun, Sutisna mengakui masih diperlukan dorongan agar masyarakat memelihara proyek PNPM yang telah dibangun tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.
"Kami akan terus dorong agar masyarakat membiasakan berswadaya dalam memelihara proyek PNPM di lingkungan masing-masing," tuturnya.
Masyarakat menyambut baik program PNPM dan berharap pelaksanaan PNPM dijadikan contoh bagi proyek lain yang dibiayai pemerintah.
"Sangat kecil kemungkinan terjadi kebocoran anggaran dalam proyek PNPM karena masyarakat yang melaksanakan, dan mereka sekaligus mengawasinya," ujar Dede Latif, warga Kelurahan Sindangkasih, salah satu kelurahan di Purwakarta yang mendapatkan bantuan PNPM.
Adjat S
