Sebelumnya, kebijakan plus sepuluh menit tersebut digunakan oleh stasiun penyiaran untuk membangun kemeriahan jelang start lomba.
Namun pada Jumat, FIA dan Liberty Media selaku pemegang hak komersial F1 memutuskan untuk meniadakan kebijakan yang pertama kali dikenalkan pada 2018 tersebut.
F1 menyatakan bahwa keputusan tersebut akan membantu tim menangani tekanan waktu di hari-hari balapan dan menyederhanakan jadwal.
Sebagian besar balapan di Eropa akan start pada pukul 15.00 waktu setempat.
Sedangkan dua sesi latihan bebas pada setiap Jumat masing-masing akan berdurasi satu jam, sama dengan lamanya sesi latihan pada Sabtu, ketimbang 90 menit.
"Pengurangan satu jam dalam waktu latihan itu akan memaksa tim untuk memadatkan aksi di trek untuk mendapati mobil mereka dengan set-up terbaik untuk kualifikasi dan balapan," demikian laman resmi Formula 1.
Pada 2018, ajang balap "jet darat" itu memilih untuk memulai balapan pada jam lewat sepuluh menit atas dasar bahwa para penyiar baru memulai siaran langsung ketika jarum jam tepat menunjukkan angka 12 dan bisa kehilangan tensi serta emosi yang terbangun jelang start lomba.
Formula 1 telah merilis kalender yang terdiri dari 23 balapan musim ini dengan seri pembuka di Bahrain pada 28 Maret nanti.
Baca juga: Formula 1 rombak kalender 2021, Bahrain gantikan Australia sebagai seri pembuka
Baca juga: Sirkuit Barcelona Catalunya resmi gelar GP Spanyol tahun ini
Pewarta: Aditya Eko Sigit WicaksonoEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.