Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa Barat, akan menggelar Job Fair 2019 dengan melibatkan 26 perusahaan yang ada di wilayah tersebut guna mengurangi angka pengangguran.

"Job fair ini, akan diikuti 26 perusahaan yang ada di Cianjur. Ini merupakan upaya pemkab agar ribuan siswa yang baru lulus sekolah terserap di perusahaan yang ada di wilayah Cianjur," kata Sekretaris Disnakertrans Cianjur  Heri Suparjo di Cianjur Rabu.

Ia menjelaskan, Job Fair 2019 akan digelar pertengahan tahun tepatnya bulan tujuh dan delapan, agar lulusan tahun ini dapat tertampung di perusahaan yang ada di Cianjur atau luar kota.

Pasalnya setelah libur panjang hari raya, tutur dia, Disnakertrans Cianjur mencatat angka pemohon kartu kerja atau kartu kuning meningkat setiap harinya.

Sejak hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama hari raya, jumlah warga pemohon kartu kuning meningkat hingga 300 orang setiap harinya atau 65 persen dari hari biasa.

"Pada hari pertama hingga hari ketiga pelayanan setelah libur panjang lebaran, warga yang melakukan permohonan kartu kuning mencapai 300 orang per hari," katanya.

Tingkat pembuatan kartu kuning meningkat dari hari-hari sebelumnya yang paling banyak hanya 150 orang."Rata-rata pemohon kartu kuning merupakan siswa yang baru lulus sekolah," katanya.

Warga yang membuat kartu kuning tersebut ungkap dia, sebagian besar akan melamar pekerjaan ke sejumlah perusahaan yang ada di Cianjur dan luar Cianjur seperti Jabodetabek.

Pihaknya berharap hingga akhir tahun angka pengangguran di Cianjur, dapat menurun ketika perusahaan yang ada di wilayah tersebut dapat menampung tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya.

Baca juga: Inspektorat Daerah Cianjur tunggu keputusan KASN terkait kasus PN

Baca juga: Sidang oknum KPK gadungan di PN Cianjur, Plt Bupati penuhi panggilan sebagai saksi
 

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019