Kepolisian Resor Garut menambah kekuatan pengamanan selama pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk men gantisipasi gangguan keamanan dengan cepat karena daerahnya jauh dari perkotaan.

"Kita tambah personel khusus di selatan supaya kalau ada apa-apa bisa ditangani cepat, karena memang daerahnya jauh dari kota," kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Garut, Sabtu.

Ia menuturkan, Kabupaten Garut memiliki daerah yang luas memiliki 42 kecamatan, termasuk daerah yang jarak tempuhnya jauh di wilayah selatan Garut.

Menurut dia, penambahan personel sudah seharusnya untuk mengantisipasi gangguan keamanan, termasuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama pemilu.

"Kita ciptakan pemilu di Garut ini aman dan sukses," kata Budi.

Ia mengatakan, personel yang disiapkan Polres Garut sebanyak 1.100 personel ditambah dari jajaran TNI sebanyak 600 personel yang disebar ke seluruh daerah di Garut.

Selain kekuatan personel itu, kata dia, Polres Garut juga mendapatkan bantuan dari Polda Jabar sebanyak 250 personel yang siap siaga di Markas Polres Garut dan ditugaskan di wilayah selatan.

"Seperti personel dari Brimob Polda Jabar siap ditugaskan di selatan untuk menjaga keamanan di sana," katanya.

Ia menambahkan, selain pengamanan saat pelaksanaan pemilu, polisi yang dilengkapi senjata api melakukan pengawalan dalam pendistribusian logistik pemilu ke setiap kecamatan hingga ke desa-desa.

"Ada pengamanan yang melekat, pasukan siap mengamankan dari titik awal sampai berikutnya," katanya.

Baca juga: Penyelidikan dugaan Polri tidak netral dihentikan Bawaslu Garut, ini alasannya

Baca juga: Kapolres Garut bantah perintahkan dukung capres petahana

Baca juga: Video kampanye kades di Garut didalami secara digital forensik

 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Feri Purnama


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019