Bandung  (Antaranews Jabar) - Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya KH Asep Maoshul Affandi, yang juga paman Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan, figur  Deddy Mizwar (Demiz) yang  memiliki dedikasi dan integritas merupakan satu-satunya kontestan Pilgub Jabar yang bisa akrab dengannya.

Uu, yang menjadi pasangan Ridwan Kamil, merupakan pesaing Demiz, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, dalam Pilgub Jabar 2018.

Asep Maoshul Affandi saat acara silaturahim Deddy Mizwar ke Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Tasikmalaya, Senin.mengungkapkan sudah empat pasangan calon GubernurJabar melakukan silaturahim ke Pondok Pesantren Miftahul Huda dan bertemu dengannya.

Namun demikian, kata Asep, hanya Demiz yang bisa berkomunikasi baik dengannya.

"Satu-satunya calon yang akrab hanya dia," katanya.

Asep mengapresiasi niat baik Demiz menyempatkan waktu untuk bertemu dengan pimpinan pesantren, apalagi Demiz merupakan sosok yang diidolakan.

"Bagi saya merupakan kebahagiaan tersendiri, karena dari sejak kecil beliau ini adalah idola saya. Saya kenal beliau juga, bukan hanya beliau sebagai aktor, tapi beliau juga sering ketemu di komisi dan Gedung Sate," katanya.

"Kalau seniman itu biasanya egonya tinggi, tapi beda dengan Deddy Mizwar, dia bisa fleksibel. Bahkan kalau terkait haluan, dedikasinya sangat tinggi, biasanya yang lain ikut haluan, tapi kalau Deddy ini justru yang menentukan haluan," kata Asep

Ia menuturkan, pemimpin yang memiliki dedikasi dan integritas sangat kuat yaitu sosok Deddy Mizwar sehingga diyakini jika jadi Gubernur Jabar akan sulit dikendalikan oleh pihak luar.

"Dedikasinya tinggi, saya yakin dia gak bisa diobok-obok orang," kata kiai yang menjadi anggota DPR RI itu.

Ia menyampaikan, dirinya tidak hanya mengagumi karakter tetapi dari sisi kinerja Demiz sangat baik dan profesional, khususnya ketika masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar.

"Langkah Kang Deddy selama ini saya lihat banyak terobosan terobosannya, kadang ada banyak berseberangan dengan orang, kadang Kang Deddy ini berani tampil sendiri, integritasnya sangat tinggi," katanya.

Terkait dukungan politik, Asep mengaku belum dapat menentukan karena sedang mengevaluasi para figur calon gubernur oleh tim yang sudah dibuatnya.

"Kalau untuk dukung mendukung kita tidak bisa menentukan sendiri, alhamdulillaah, semua kandidat sudah datang, tapi saya punya tim sendiri untuk mengevaluasi dan menghitungnya," katanya.

Calon Gubernur Jabar, Demiz, mengatakan kedatangannya ke Pondok Pesantren Miftahul Huda dan bertemu dengan pimpinannya semata-mata untuk bersilaturahim.

Selama ini, kata dia, sudah banyak bertemu dengan para tokoh masyarakat dan para ulama di beberapa daerah di Jabar untuk bersilaturahim.
 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2018