Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung mencatatkan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun 2025 mencapai Rp107,2 miliar atau sekitar 201,21 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp53,2 miliar.
Kasubsi Informasi Seksi Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kanim Bandung Ruth Silalahi dalam keterangannya di Bandung, Kamis, menyampaikan capaian surplus tersebut berbanding lurus dengan tingginya volume penerbitan dokumen perjalanan yang mencapai 113.100 paspor.
Tren data tahun 2025, menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat Bandung yang masif ke arah digitalisasi, dengan 109.776 buku yang diterbitkan merupakan paspor elektronik laminasi, jauh melampaui paspor biasa yang tercatat hanya 1.174 dokumen.
Selain itu, penerbitan paspor elektronik polikarbonat juga mulai diminati dengan jumlah 2.150 dokumen.
Untuk mengimbangi lonjakan permohonan tersebut, Imigrasi Bandung mengandalkan tujuh inovasi unggulan "Maung", yakni Maung Riung, Maung Lembur, Maung BAP Virtual, Maung Wani, Maung Empatik, Maung Ngampus, dan Maung Jago.
Salah satu yang paling berdampak adalah Maung Riung, layanan notifikasi status paspor yang telah terimplementasi sebanyak 66.129 kali, serta "Maung Jago" yang memfasilitasi pengantaran paspor bekerja sama dengan Gojek.
"Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung berupaya memastikan setiap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian berjalan efektif, profesional, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian," katanya.
Di sisi penegakan hukum, fungsi pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) tetap diperketat di tengah upaya peningkatan pelayanan. Pada tahun 2025, Imigrasi Bandung telah menjatuhkan Tindakan Administratif Keimigrasian kepada 80 orang WNA.
Dari jumlah tersebut, sanksi deportasi mendominasi dengan 57 orang, diikuti pendetensian 42 orang, dan penangkalan sebanyak 36 orang. Pengawasan ini diperkuat melalui 185 kegiatan pengawasan keimigrasian dan lima operasi gabungan Timpora.
Realisasi Program Akselerasi Menteri juga menjadi fokus utama, salah satunya melalui pembentukan Desa Binaan di Desa Margajaya, Kabupaten Bandung Barat.
Program ini difokuskan sebagai pusat edukasi pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) mengingat potensi wilayah tersebut sebagai kantong Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
Pada sektor lalu lintas keimigrasian, pemeriksaan intensif dilakukan di dua pintu gerbang utama. Di TPI Laut Pelabuhan Internasional Patimban, tercatat kedatangan 1.361 WNA dan keberangkatan 1.384 WNA.
Sementara itu, Bandara Husein Sastranegara melayani lalu lintas yang bersifat emergency, khususnya untuk evakuasi medis (MedEvac), dengan catatan kedatangan 40 WNA dan keberangkatan 43 WNA.
Menutup laporan kinerja tahun 2025, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung juga berhasil menyabet penghargaan Video Profile Instansi Terbaik Pertama pada Anugerah Humas Imigrasi Indonesia, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan pada tahun 2026.
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026