Pemerintah Kota Bandung akan menerapkan karantina bagi warga  yang datang dari luar negeri guna mencegah penyebaran virus corona mutasi baru asal Inggris bernama B117-UK.

Wali Kota Bandung Oded M Danial di Bandung, Jawa Barat, Rabu mengatakan corona mutasi baru itu berpotensi lebih berbahaya dari pada COVID-19 yang telah menjadi pandemi ini.

Untuk itu, ia meminta masyarakat mewaspadai mutasi baru virus tersebut.

"Karantina itu harus, protokol kesehatan harus dilakukan, selama 14 hari ya," kata Oded.

Baik COVID-19 maupun B117-UK menurut dia bukan hanya urusan pemerintah semata, melainkan hal itu menjadi urusan semua pihak termasuk masyarakat.

Maka dari itu, ia meminta masyarakat agar tidak jenuh untuk menjaga kesehatannya termasuk mewaspadai paparan berbagai jenis virus yang dapat merusak tubuh maupun menularkannya ke orang lain.

"Kita sebagai anak bangsa tetap tidak boleh ada rasa jenuh, frustasi, COVID-19 ini perlu kita sikapi supaya tidak khawatir akan adanya varian baru yang tidak kita inginkan," kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan pihaknya tetap bersiaga mengantisipasi penyebaran virus itu meski kini tengah disibukkan oleh program vaksinasi massal.

"Kita antisipasi saja, antisipasinya kalau ada warga dari luar negeri ya dikarantina, di Karawang itu kan sudah ditangani langsung oleh provinsi," kata Ahyani.

Baca juga: Menristek sebut mutasi virus corona berpengaruh pada efikasi vaksin

Baca juga: Dua kasus mutasi virus baru ditemukan di Indonesia

 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021