Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon, Jawa Barat, menyatakan pada bulan Desember 2020 terjadi inflasi 0,49 persen dan salah satu penyumbang yaitu tarif tiket kereta api.

"Pada bulan Desember 2020 Kota Cirebon mengalami inflasi 0,49 persen," kata Kepala BPS Kota Cirebon Joni Kasmuri di Cirebon, Senin.

Joni mengatakan inflasi Kota Cirebon yang sebesar 0,49 itu lebih rendah apabila dibandingkan dengan Jawa Barat dengan 0,52 persen. Tapi lebih tinggi dari Nasional yang hanya 0,45 persen.

Dia menuturkan untuk penyumbang inflasi di Kota Cirebon pada bulan Desember 2020, salah satunya yaitu tarif tiket kereta api, selain itu juga ada cabai merah, cabai rawit, telur, daging ayam dan juga beras.

"Di bulan Desember ini tarif tiket kereta menjadi salah satu penyumbang inflasi," ujarnya.

Joni menambahkan pada Desember 2020 dari 11 kelompok pengeluaran, enam kelompok mengalami inflasi, satu deflasi, dan empat lainnya tidak mengalami perubahan indeks.

Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,47 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki 0,07 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen.

Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen, transportasi sebesar 0,29 persen, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,31 persen.

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,03 persen.

"Kelompok yang tidak mengalami perubahan indeks yaitu, kesehatan, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya serta pendidikan," katanya.

Baca juga: BPS: Cabai dan bawang merah sumbang inflasi di Kota Cirebon

Baca juga: TPID Cirebon kendalikan inflasi dengan pasar murah Ramadhan

Baca juga: BI Cirebon Ajak Pendakwah Cegah Inflasi

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021