DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan siap menambah anggaran kebencanaan untuk Provinsi Jabar sebagai upaya menanamkan budaya pengurangan risiko bencana serta meningkatkan ketangguhan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga masyarakat dalam menghadapi bencana.

"Terlebih pada awal tahun Provinsi Jawa Barat dihadapkan dengan berbagai bencana seperti banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi," kata Ketua DPRD Jawa Barat Taufik Hidayat, di Bandung, Jumat.

Politisi Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat ini mengatakan DPRD Jabar mendukung penuh program pengurangan resiko bencana oleh Pemprov Jabar.

Dukungan tersebut menurut Taufik akan diwujudkan dalam sisi penganggaran penanggulangan bencana sejauh anggaran tersebut untuk kepentingan rakyat.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan pihaknya akan mendorong anggaran program tersebut sepanjang argumen yang disampaikan realistis dan argumentatif.

"Kami dari DPRD akan mendorong anggaran yang diminta sepanjang argumentasi yang disampaikan oleh TAPD dan OPD yang terkait dianggap realistis dan sangat argumentatif," kata Daddy.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat sinergitas dengan legislatif terkait keinginan mewujudkan Jabar sebagai daerah berbudaya tangguh bencana (resilience culture province).

"Kita mengawali tahun baru ini dengan berita musibah (banjir). Kami menguatkan sebuah percepatan cetak biru Jawa Barat sebagai provinsi tangguh bencana (JRCP)," kata Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil.

Salah satunya melalui agenda Komunikasi Pembangunan Daerah (KOPDAR) Gubernur Jabar Bersama Pimpinan, Ketua Komisi, Ketua Badan, dan Ketua Fraksi DPRD Provinsi Jabar di Kabupaten Bandung Barat.

Gubernur Emil mengatakan, KOPDAR dengan tema "Jawa Barat Berbudaya Tangguh Bencana/Jawa Barat Resilience Culture Province (JRCP)" ini relevan dengan kondisi Jabar yang sangat rawan bencana, termasuk banjir dan longsor yang terjadi di awal tahun ini.

Baca juga: Gerbang Tol Cileunyi Bandung dilanda banjir akibatkan kepadatan kendaraan

Baca juga: Ratusan rumah di Cilamaya Wetan Karawang terendam banjir



 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020