Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyatakan tingkat kesadaran kalangan homoseksual di daerah ini dalam melakukan tes
Human Immunodeficiency Virus (HIV) di rumah sakit dan puskesmas cukup tinggi.

"Sekarang ini kasus terinfeksi HIV/AIDS di Karawang didominasi kalangan homoseksual," kata salah seorang staf KPA Karawang, Yana Aryana, di Karawang, Minggu.

Ia mengatakan, sejak tahun 2017 sampai saat ini tren penularan HIV/AIDS bergeser. Awalnya kasus paling tinggi didominasi kalangan penyalahguna narkoba atau napza menggunakan jarum suntik secara bergantian, namun kini didominasi dari kalangan homoseksual.

Menurut dia, homoseksual mendominasi dalam kasus temuan terinfeksi HIV/AIDS di Karawang, karena saat ini kesadaran mereka melakukan tes HIV juga cukup tinggi.

"Jadi saat ini banyak kalangan homoseksual yang secara sadar melakukan tes HIV," kata dia lagi.

Dia menyebutkan, warga Karawang yang terinfeksi HIV/AIDS sampai Agustus 2019 sebanyak 132 orang.

Ia mengatakan, dilihat dari latar belakang atau profesi orang dengan HIV/AIDS yang terbanyak berlatar belakang karyawan sebanyak 60 kasus. Kemudian kalangan ibu rumah tangga sebanyak 27 kasus, dan buruh 17 kasus.

Jika dilihat dari kelompok usia, paling tinggi adalah berusia produktif yaitu 20-29 tahun mencapai 66 kasus. Selanjutnya usia 30-39 sebanyak 42 kasus, dan usia 40-49 sebanyak 16 kasus.

“Bagi mereka yang sudah positif HIV/AIDS diarahkan untuk mengakses fasilitas kesehatan baik di rumah sakit maupun puskesmas,” katanya pula.

Baca juga: Pria homoseksual terinfeksi HIV di Bekasi dapat pembinaan

Baca juga: 168 ODHA baru di Cianjur sebagian besar dari kalangan LSL
 

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019