Bandung (ANTARA) - Menjadi mahasiswa baru (maba) di lingkungan kampus tentu memberikan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan saat duduk di bangku SMA.

Memasuki tahun pertama perkuliahan, mahasiswa mulai dihadapkan dengan berbagai hal baru, mulai dari sistem pembelajaran mandiri, lingkungan pertemanan yang luas, hingga tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Perubahan fase hidup ini tidak selalu berjalan mudah. Jika tidak disikapi dengan bijak, masa awal kuliah yang padat bisa membuat mahasiswa merasa lelah, kewalahan, bahkan memicu stres.

Oleh karena itu, mahasiswa baru perlu membekali diri dengan berbagai keterampilan non-teknis (soft skills) untuk mendukung proses pengembangan diri.

Menyadur tips dari motivator Sherly Annavita Rahmi melalui kanal YouTube pribadinya, berikut adalah 5 skill wajib bagi mahasiswa baru agar sukses menjalani kehidupan perkuliahan:

1. Berani Eksplorasi (Explore)

Keluar dari zona nyaman adalah kunci utama untuk bertumbuh. Kuliah bukan hanya tentang duduk di dalam kelas, melainkan momen terbaik untuk mencari tantangan baru. Mahasiswa yang berani mengeksplorasi hal baru di luar bidang akademiknya akan memiliki wawasan dan mental yang lebih kuat.

2. Kegigihan (Persistence) dan Konsisten

Kesuksesan di bangku kuliah bukan ditentukan oleh semangat sesaat yang menggebu-gebu, melainkan tentang langkah kecil yang dilakukan secara terus-menerus setiap hari. Sikap gigih dan konsisten dalam belajar serta berorganisasi akan membentuk ketahanan mental mahasiswa hingga lulus nanti.

3. Adaptif Terhadap Perubahan

Dunia kampus bergerak sangat dinamis. Mahasiswa dituntut untuk aktif mengikuti perkembangan zaman. Mengasah kemampuan adaptasi ini bisa dilakukan dengan cara bergabung dalam organisasi, komunitas, atau mengambil tanggung jawab baru guna menajamkan kemampuan komunikasi (communication skill) serta kepemimpinan (leadership).

4. Menjaga Attitude (Adab)

Karakter dan adab memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada sekadar ilmu pengetahuan. Membentuk attitude yang baik di lingkungan kampus harus dimulai dari menjaga asupan pikiran. Perhatikan apa yang Anda tonton, apa yang Anda baca, serta dengan siapa Anda memilih lingkungan pergaulan sehari-hari.

5. Memiliki Empati Sosial

Mahasiswa menyandang peran penting sebagai agen pengontrol sosial (social control). Kemampuan untuk merasakan apa yang sedang dihadapi oleh masyarakat dan memposisikan diri di posisi mereka adalah keterampilan yang sangat berharga. Empati inilah yang kelak mendorong mahasiswa untuk membawa perubahan positif bagi bangsa.

Dengan mempersiapkan kelima keterampilan di atas secara matang, mahasiswa baru dapat melangkah dengan lebih percaya diri dan siap menghadapi berbagai tantangan selama masa perkuliahan.



Pewarta: Devi Hatriani
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026