Cianjur (ANTARA) - Tim SAR gabungan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil menemukan tubuh anak laki-laki M (9) yang dilaporkan hilang tenggelam terbawa arus sungai di Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, selang lima jam pencarian.
Kapolsek Cilaku AKP Isep Sukana di Cianjur, Minggu, mengatakan korban ditemukan sudah tidak bernyawa tidak jauh dari lokasi pertama dilaporkan hilang tepatnya di sungai yang memiliki ke dalaman sekitar 8 meter.
Jasad korban sempat dibawa ke puskesmas setempat guna visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga guna dimakamkan di kampung tempat tinggal-nya, dimana pihak keluarga hanya bisa pasrah mendapati korban sudah tidak bernyawa.
"Sudah ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB diduga korban terseret arus sedalam 8 meter. Saat ini jasad korban sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya.
Dia mengimbau orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama yang tinggal di bantaran sungai, karena cuaca ekstrem dapat membuat debit air semakin tinggi dengan arus yang tiba-tiba deras terutama saat hujan turun lebat.
"Jangan sampai anak bermain di pinggir sungai yang memiliki ke dalaman cukup beragam termasuk berarus deras, orang tua harus lebih meningkatkan pengawasan saat anak berada di lingkungan tempat tinggal," katanya.
Seperti diberitakan Tim SAR Cianjur, bersama petugas gabungan melakukan pencarian seorang anak laki-laki M (9) yang dilaporkan hilang terbawa arus saat berenang di sungai di Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Minggu.
Kepala SAR Cianjur Andika Zein, mengatakan pihaknya langsung mengirim petugas guna melakukan pencarian anak laki-laki yang dilaporkan hilang terbawa arus setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Pencarian melibatkan petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, BPBD Cianjur, Damkar Cianjur, PMI Cianjur dan relawan guna melakukan pencarian cepat dengan melakukan penyusuran tengah dan pinggir sungai.
Dia menjelaskan informasi yang didapat, korban M bersama empat orangnya temannya Rz, Rh, HK, dan E berenang di sungai namun tiba-tiba arus deras datang secara tiba-tiba, keempat orang temannya berhasil selamat sedangkan tubuh korban terseret arus.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Akbar Nugroho Gumay
COPYRIGHT © ANTARA 2026