Cianjur (ANTARA) - Kantor SAR Cianjur, Jawa Barat, menerjunkan 33 personel gabungan guna melakukan pencarian cepat korban anak terbawa arus sungai E (11) warga Desa Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran dengan cara susur sungai dengan perahu karet 

Kepala SAR Cianjur Andika Zein saat dihubungi Rabu, mengatakan hari kedua pencarian korban hilang di Sungai Cijampang, pihaknya melibatkan personel gabungan dari Basarnas, TNI/Polri, Damkar Cianjur, relawan, dan dibantu warga sekitar.

"Petugas melakukan pencarian diperluas dengan radius lebih dari 5 kilometer karena melihat debit air yang cukup deras menggunakan perahu karet dan sebagian lain melakukan penyusuran di pinggiran sungai," katanya.  

Penyusuran pinggir sungai dilakukan tim yang dibagi menjadi beberapa kelompok dilakukan sampai perbatasan antar kecamatan tepatnya di Jembatan Bojongpetir, Kecamatan Tanggeung dengan harapan tubuh korban segera ditemukan.

Pihaknya memperkirakan tubuh korban sudah terseret jauh dari lokasi pertama kali dilaporkan hilang terbawa arus, sehingga pencarian diperluas termasuk melibatkan warga di sepanjang aliran sungai guna memantau dan segera melapor ketika melihat keberadaan korban.

"Kami melibatkan juga warga sekitar guna mempermudah pencarian, karena diperkirakan tubuh korban sudah terseret cukup jauh, harapan kami tubuh korban segera ditemukan," katanya.      

Seperti diberitakan petugas gabungan Polsek Pagelaran, Kabupaten Cianjur, melakukan pencarian tubuh anak laki-laki E (10) warga Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran yang dilaporkan hilang terbawa arus Sungai Cijampang, Selasa.

Kapolsek Pagelaran Iptu Budi Rustandi, mengatakan pihaknya mendapat laporan adanya dua orang anak terbawa arus sungai saat berenang bersama beberapa orang temannya, satu orang anak berhasil ditemukan warga FP (9) dalam kondisi sudah tidak bernyawa.  

"Laporan warga menyebutkan ada dua orang anak terbawa arus E dan FP saat berenang, keduanya terseret arus Sungai Cijampang yang tiba-tiba deras, FP berhasil ditemukan warga, sedangkan E belum ditemukan," katanya.

Mendapati hal tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan SAR Cianjur dan BPBD Cianjur, guna melakukan pencarian bersama, sambil menunggu petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, aparat desa dan kecamatan dibantu relawan sudah melakukan penyusuran sungai. 
 



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026