Bandung (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan dua pesawat dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna membantu proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan dua pesawat yang ditempatkan di wilayah Bandung Barat dinilai cukup membantu proses pencarian, karena dinilai mengurangi intensitas hujan di wilayah tersebut.

“Operasi modifikasi ini bukan menghentikan sama sekali, tapi mengurangi. Kita terus berusaha. Tadi rapat dengan BMKG, curah hujan diperkirakan sampai besok jam satu siang masih seperti ini,” kata Suharyanto di Bandung, Kamis.

Ia menambahkan pemerintah pusat juga mulai menggeser sejumlah pesawat dari wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh, ke kawasan DKI Jakarta dan Pulau Jawa seiring meningkatnya intensitas hujan yang berpotensi memicu banjir dan longsor.

“Awalnya fokus di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, dengan sembilan pesawat. Sekarang di sana tinggal empat, lima pesawat digeser ke sini. Satu untuk Jawa Tengah, dua di DKI, dan dua di Jawa Barat,” ujarnya.

BNPB menargetkan seluruh korban dapat ditemukan dalam waktu tujuh hari pasca-kejadian. Namun demikian operasi pencarian dapat diperpanjang sesuai kesepakatan dengan keluarga korban.

“Target kita H+7 seluruh korban ditemukan. Tapi kalau sampai H+7 belum ditemukan, pencarian tetap dilanjutkan. Yang menghentikan pencarian itu bukan kami, tapi keluarga korban,” katanya.



Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026