Sumedang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Jawa Barat, mengerahkan alat berat guna menangani longsor di pabrik air kemasan di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Sumedang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang Bambang Rianto di Sumedang, Senin, mengatakan pengerahan alat berat guna menangani longsoran setinggi sekitar 20 meter tersebut.
"Mengingat tinggi longsoran diperkirakan sekitar 20 hingga 25 meter, dengan lebar sekitar 18 hingga 20 meter. Sistem dan cara bertindak telah disepakati oleh tim gabungan dan diinformasikan kepada operator alat berat," ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut, BPBD mencatat satu pekerja mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Informasi sementara terdapat satu korban atas nama Ohid Nugraha, usia 50 tahun. Kondisinya mengalami luka akibat tertimpa material, namun dalam kondisi sadar dan tidak apa-apa," katanya.
Dirinya menjelaskan longsor terjadi pada Minggu (18/1), sekitar pukul 23.00 WIB dan berlangsung tiga kali, yakni dua longsoran kecil dan satu longsoran besar yang terjadi pada Senin, sekitar pukul 01.00 WIB.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026