Sumedang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berhasil menghimpun dana sebesar Rp910.381.000 melalui Gerakan Solidaritas Kemanusiaan (GSK) yang berlangsung sepanjang tahun 2025.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila di Sumedang, Selasa, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi rekor baru dalam pelaksanaan GSK PMI Sumedang dan akan dimanfaatkan secara optimal untuk membantu masyarakat.
“Gerakan Solidaritas Kemanusiaan PMI Kabupaten Sumedang di tahun 2025 ini, alhamdulillah, kita mencetak rekor lebih dari Rp900 juta. Insyaa Allah dana tersebut akan kita optimalkan untuk membantu masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumedang,” ujar Fajar.
Dirinya menjelaskan bahwa dana hasil penghimpunan GSK tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, terutama dalam penanganan kebencanaan dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah merumuskan mekanisme agar dana GSK dapat dimanfaatkan untuk mendukung program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Sedang kita buat formulanya agar anggaran tersebut nanti bisa dimanfaatkan juga untuk Rutilahu,” katanya.
Pada kesempatan itu, Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan dana GSK, mulai dari PMI, para relawan, perangkat daerah, hingga unsur kewilayahan.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi dan kepedulian bersama terhadap kegiatan kemanusiaan sehingga pihak PMI perlu mengedepankan transparansi dalam pengelolaan gerakan tersebut.
Ia berharap pada tahun 2026 mendatang, pelaksanaan GSK dapat berjalan lebih optimal dengan peningkatan penghimpunan dana, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026