Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, mulai melakukan penataan kabel jaringan telekomunikasi di sejumlah titik guna mengatasi kondisi kabel yang semrawut dan meningkatkan ketertiban lingkungan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Rabu, mengatakan penataan kabel menjadi langkah konkret untuk mendukung kelancaran komunikasi masyarakat sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih aman dan rapi.

“Kita butuh telekomunikasi, karena ini menjadi bagian penting dalam kelancaran komunikasi masyarakat. Namun di sisi lain, kabel juga menjadi persoalan jika tidak tertata. Maka saya tegaskan, turunkan kabel sekarang juga dan rapikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, penataan dilakukan dengan target yang jelas agar seluruh kabel yang tidak tertata dapat segera dirapikan.

“Kabel ini memang kebutuhan, tapi harus dikelola dengan baik. Tidak boleh ada lagi kesan semrawut. Harus ada timeline yang jelas, sehingga kita punya target Sumedang bebas kabel tidak tertata,” katanya.

Menurut dia, penataan kabel merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.

“Kita harus punya pola pikir bahwa bekerja bukan untuk diri sendiri, tetapi sebagai upaya bersama dalam menyelesaikan program pembangunan. Penataan kabel ini harus menjadi gerakan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator APJATEL Wilayah Jawa Barat Yudiana Arifin mengatakan penataan kabel dilakukan melalui pelabelan jaringan serta penataan di titik-titik strategis.

“Program ini mencakup pelabelan kabel yang semrawut serta penataan jaringan di sejumlah titik strategis. Termasuk rencana relokasi kabel di kawasan Alun-alun dengan cara menurunkan kabel agar lebih tertata,” katanya.

Penataan kabel difokuskan pada sejumlah lokasi prioritas, salah satunya di Jalan Kartini, yang menjadi titik awal pelaksanaan program tersebut.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026