“Kita mohon kepada Allah agar bencana ini tidak terulang kembali dan saudara-saudara kita diberikan kekuatan untuk bangkit,” ujarnya.
Kapolda menegaskan, larangan tersebut bukan semata-mata alasan pengamanan, tetapi juga sikap moral dan kepedulian sosial.
“Perayaan tahun baru kali ini kita lewati dengan kesederhanaan dan keprihatinan, sebagai wujud empati kepada korban bencana,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk menyambut Tahun Baru 2026 dengan doa dan refleksi, serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026