Senada, Senior Vice President Business Development & Global Partnership PT Len Industri, Sena Maulana, mengungkapkan korporasi menegaskan terus berkontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Program ASTA CITA, khususnya pada penguatan kemandirian industri strategis, percepatan transformasi teknologi, serta peningkatan ketahanan dan pertahanan nasional.
Dia melanjutkan, inovasi transportasi modern yang dikembangkan Len tidak hanya menjawab kebutuhan operasional jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kapabilitas teknologi jangka panjang yang berdaya saing dan berkelanjutan.
"Peningkatan kekuatan komponen utama pertahanan merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk mewujudkan sistem pertahanan negara yang kuat, berdaulat, dan berkelanjutan. Menjawab arah kebijakan tersebut, PT Len Industri menetapkan ASTA CITA Len sebagai pedoman strategis perusahaan," kata Sena.
Program ASTA CITA Len, kata dia, secara substansial selaras dan mendukung ASTA CITA Presiden, dengan fokus pada penguatan kemandirian teknologi pertahanan, peningkatan kapabilitas industri nasional, serta pembangunan sumber daya manusia unggul di bidang sains dan teknologi.
"ASTA CITA Len kami arahkan untuk memperkuat kemandirian teknologi pertahanan, meningkatkan kapabilitas industri nasional, serta membangun SDM unggul di bidang sains dan teknologi sebagai fondasi ketahanan bangsa di masa depan," tuturnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Len integrasikan teknologi antarmatra perkuat pertahanan nasional
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026