Antarajabar.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah memeriksa seluruh soal ujian nasional (UN tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk memastikan tidak ada pertanyaan soal yang terkesan menyudutkan suatu lembaga seperti tahun lalu.
       
 "Kami jamin isi soal tidak akan ada lagi yang menyinggung instansi atau lembaga lain," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Mahmud kepada wartawan di Garut, Minggu.
        
Ia menuturkan, seluruh soal mata pelajaran UN 2017 tingkat SD sudah siap, dengan proses pengerjaan dan pengawasan melibatkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
        
Ia memastikan, seluruh soal yang sudah dibuat dan akan diberikan kepada para peserta UN tidak akan menimbulkan persoalan yang menyinggung.
        
"Pembuat soal dan pengawasannya melibatkan pihak provinsi, pokoknya saya pastikan tidak akan ada lagi masalah," kata Mahmud didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Garut, Ade Manadin.
       
 Pelaksanaan UN SD dan program Paket A Tahun ajaran 2016/2017 mulai digelar Senin (15/5), dengan peserta ujian di Garut sebanyak 53.823 siswa.
       
 Jumlah tersebut tersebar di 1.855 sekolah di 42 kecamatan, dengan rincian di SD negeri 1.503, SD swasta 57, MI  Negeri/Swasta 272, dan PKBM Paket A 23 sekolah.
       
 Kepala Bidang Pendidikan Dasar Garut, Ade Manadin menyatakan, hari pertama UN yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, selanjutnya Selasa (16/5) Matematika, dan Rabu (17/5) mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
        
"Saya jamin pelaksanaan akan berjalan lancar dan diharapkan tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti tahun-tahun lalu," katanya.
        
Sebelumnya, UN SD 2016 terdapat isi soal yang terkesan menyudutkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Slamet Garut dan kondisi Taman Satwa Cikembulan Kadungora, Garut.
        
Akibat soal tersebut, kedua pihak yang merasa disudutkan menyampaikan protes, bahkan melakukan somasi hingga akhirnya pihak Dinas Pendidikan Garut menyampaikan permohonan maaf melalui media massa.

   
    



Pewarta: Feri P
: Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026