Kabupaten Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengoptimalkan dana bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp2 miliar untuk menunjang operasional 412 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang tersebar di seluruh wilayah tersebut.

Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Senin, mengatakan bantuan tersebut menjadi stimulan awal agar Kopdes Merah Putih bisa langsung bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi masyarakat desa.

“Dari pusat ada bantuan Rp2 miliar. Kami pastikan dana itu digunakan secara optimal untuk memperkuat koperasi, bukan sekadar formalitas,” katanya.

Ia menjelaskan Kopdes Merah Putih merupakan program nasional, yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat paling bawah melalui kelembagaan koperasi di desa.

Menurut Imron, koperasi-koperasi itu telah dibentuk bertahap sejak awal tahun 2025 dan kini seluruhnya telah resmi beroperasi serta mulai menjalankan kegiatan ekonomi.

“Seluruh desa di Kabupaten Cirebon sudah memiliki koperasi, ini menjadi langkah awal memperkuat struktur ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia menuturkan koperasi ini bisa menjadi penggerak berbagai aktivitas usaha mikro dan kecil di desa, mulai dari pelatihan, pembiayaan hingga membantu membuka akses pasar.

Imron memastikan dinas terkait sudah mengerahkan tim pendamping, yang turun langsung ke desa untuk membina struktur organisasi dan legalitas Kopdes Merah Putih.

“Pembinaan dilakukan agar koperasi siap secara administrasi maupun dalam menjalankan unit usaha,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah kebutuhan yang belum terpenuhi, seperti kendaraan operasional yang dibutuhkan beberapa koperasi di desa.

Ia menyebutkan usulan kebutuhan sarana itu telah disampaikan ke pemerintah pusat, namun untuk sementara waktu pengelola Kopdes Merah Putih di Kabupaten Cirebon diimbau memanfaatkan sumber daya yang ada.

“Kami tetap optimistis koperasi yang telah terbentuk ini bisa segera mandiri dan menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi masyarakat desa,” ucap dia.

 



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026