Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan tidak ingin berpuas diri dalam membangun sepak bola, saat membuka Kongres Biasa PSSI 2025 di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, Rabu. 

"Seperti yang tadi kita lihat di video bahwa memang dua tahun perjalanan ini cukup kompleks. Tapi dengan niat baik, dukungan dari semua. Saya rasa hasilnya alhamdulillah. Hasilnya sesuatu yang mungkin kita tidak pernah bayangkan sebelumnya. Tetapi tentu kita tidak bisa berpuas diri di sini," kata Erick dalam sambutannya.

"Kita harus terus lakukan perbaikan dan perubahan. Tidak mungkin kita berbangga dengan hari ini. Karena apa yang kita rasakan tentu negara lain rasakan," tambah dia.

Erick mengatakan hal ini karena dia tak ingin pencapaian sepak bola Indonesia selama dua tahun kepemimpinannya, akan sirna dengan cepat. Oleh karena itu, ia mengingatkan kepada semua pihak untuk saling bahu-membahu dan bersatu dalam membangun sepak bola Indonesia.

Ia mengatakan, jika terlena sedikit, Indonesia akan disalip negara lainnya yang juga sedang berlomba-lomba memajukan sepak bolanya.

"Kalau kita berpuas diri, kita jalan seperti hari ini, mohon maaf, gambar-gambar tadi di video akan sirna tahun depannya. Artinya kita harus konsolidasi, kita harus bangkit lagi," jelas dia.

Pria yang juga menjadi Menteri BUMN itu lalu mencontohkan perbaikan yang ia lakukan di timnas Indonesia, mulai dari U-17 yang kini menatap Piala Dunia U-20 2025, U-20, U-23, dan senior yang kini berjuang lolos ke Piala Dunia 2026.



Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026