Ciamis (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mengingatkan para pemudik untuk mewaspadai bahaya pohon tumbang dampak cuaca ekstrem saat melintas di sepanjang jalur mudik wilayah Ciamis.
"Di seluruh ruas jalan nasional banyak pohon yang besar-besar, waspada saja," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani di Ciamis, Jumat.
Ia menuturkan saat ini sudah memasuki musim arus mudik dan nanti balik Hari Raya Lebaran yang seringkali banyak kendaraan melintas di jalur nasional wilayah Kabupaten Ciamis.
Momentum Lebaran tahun ini, kata dia, bertepatan dengan musim hujan, berdasarkan Surat Edaran Gubernur pada 12 September 2024 bahwa siaga cuaca ekstrem sampai 31 Mei 2025, sehingga masyarakat harus selalu waspada.
Adanya potensi bahaya bencana alam saat musim mudik itu, kata dia, maka BPBD Ciamis menyiapkan personel selama 24 jam untuk menanggulangi daerah yang terdampak bencana alam.
"24 jam tujuh hari setiap minggu full, tidak ada libur Lebaran, pelayanan publik tetap berjalan," katanya.
BPBD Ciamis juga sudah menyiapkan dua posko siaga bencana yakni satu posko di Alun-alun Ciamis sebagai jalur nasional yang menjadi perlintasan kendaraan pemudik.
Selanjutnya, kata dia, menyiapkan posko siaga bencana tanah longsor dan cuaca ekstrem di Kantor BPBD Ciamis yang siap memberikan pelayanan apabila ada kejadian bencana alam.
Ia menambahkan selama pengamanan Lebaran dilaporkan kejadian dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan pohon tumbang menutup sebagian jalan nasional di wilayah Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng, Jumat sore.
Namun kejadian pohon tumbang itu, kata dia, sudah berhasil dievakuasi bersama tim gabungan penanggulangan bencana alam, sehingga arus lalu lintas kendaraan di jalur itu cepat kembali lancar.
"Penanganan selesai, lalu lintas sudah normal kembali," katanya.