"Kecelakaan (arus mudik 2015) lebih minim dibanding tahun lalu cuma saya dikagetkan dengan peristiwa Cimahi. Itu kan bukan bus pariwisata dan rem-nya blong. Lalu itu terjadi bukan di jalur mudik juga," kata Ahmad Heryawan di Gedung Sate Bandung, Senin.
Dirinya mengatakan pemilik bus tersebut yakni PO Bus Parahyangan harus diberikan sanski tegas terkait kecelakaan maut tersebut. "Karena berdasarkan keterangan Dishub Jabar, bahwa PO Bus Parahyangan bukan diperuntukkan mengangkut perjalanan wisata melainkan bus pengangkut karyawan," kata dia.
Kecelakaan itu terjadi Jumat sekitar pukul 15.30 WIB di jalur yang menghubungkan Kota Cimahi dengan Kabupaten Bandung Barat.
Peristiwa itu bermula ketika Bus Parahyangan Nomor Polisi T 7035 DL melaju dari arah Cisarua, Bandung Barat menuju Cimahi diduga mengalami rem blong.
Bus yang membawa wisatawan dari Karawang itu oleng ke kiri lalu menabrak pembatas Perumahan The Orchard dan bengkel tambal ban hingga akhirnya terguling.
Bus juga menabrak kendaraan roda empat jenis Suzuki Katana nomor polisi E 1543 KY dan Kijang Kapsul nomor polisi B 7148 D serta dua kendaraan sepeda motor yang melaju dari arah Cimahi.
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.