Bandung (ANTARA) -
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Pemotda) Setda Jabar Faiz Rahman mengatakan bahwa Forum Diaspora Jabar Chapter IV kali ini, berfokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), setelah pada edisi sebelumnya berfokus pada bidang lainnya.

"Forum Diaspora Jabar kali ini sudah memasuki Chapter yang ke-IV. Sebelumnya, di Chapter pertama dan kedua, fokus pada bidang ekonomi dan investasi, kemudian Chapter ketiga mengusung tema perdagangan. Hari ini, kita akan fokus pada pembangunan SDM yang berwawasan global," kata Faiz dalam Forum Diaspora Jabar Chapter IV di kawasan Gatot Subroto Bandung, Selasa.

Hal ini, kata Faiz, penting mengingat Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Walau berdasarkan proyeksi sensus tahun 2023, jumlah penduduk Jabar diperkirakan mencapai 50 juta, namun realisasinya pada 48 juta.

"Hal ini mungkin dipengaruhi oleh pandemi COVID-19, di mana banyak penduduk yang keluar dari Jawa Barat. Namun, sekarang kemungkinan besar mereka telah kembali, bahkan jumlahnya mungkin sudah lebih besar," katanya.

Terlebih, ada proyeksi bahwa pada tahun 2045 yang disebut sebagai waktunya Indonesia Emas, jumlah penduduk Jawa Barat diperkirakan akan berada di atas 58 juta jiwa.

Angka itu, dikatakan Faiz, bukanlah angka sederhana, karena setiap angka ini adalah nyawa manusia. Karenanya, dengan tema diskusi "Diaspora Mendukung Pembangunan Sumber Daya Manusia Jawa Barat dalam Wawasan Global", diharapkan dapat menguatkan berbagai ikhtiar yang dilakukan untuk kemajuan Jabar dan Indonesia.

"Tujuan ini tentunya sejalan dengan visi pemerintah pusat, baik dalam hal pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan daya saing global," ujarnya.

Karena itu, dia berharap diskusi dari Forum Diaspora Jabar ini, dapat dimanfaatkan untuk bisa menyentuh masyarakat Jawa Barat dalam berbagai dimensi seperti ekonomi, sosial, dan budaya.

"Pada akhirnya, semua ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Karena secara filosofis, masyarakat Jawa Barat di manapun berada akan selalu ingat kampung halamannya. Inilah yang menjadi konstruksi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, baik secara lokal maupun global," tutur Faiz.

Dalam kegiatan Forum Diaspora Jabar ini juga, Faiz mengatakan Pemprov juga menyiapkan booth khusus bagi warga Jawa Barat yang membutuhkan informasi tentang beasiswa atau universitas-universitas skala dunia, dan pemerintah provinsi akan siap memfasilitasi lewat berbagai kanal seperti LPDP, Chevening, Fulbright, Australia Awards, Beasiswa Taiwan, dan Beasiswa Meksiko. 


Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026