Antarajabar.com - Jembatan yang menghubungkan jalan baru Ibun Bandung dengan Gunung Kamojang Kabupaten Garut segera tersambung dan akan meningkatkan arus lalu lintas di kawasan perbatasan kedua kabupaten itu.
       
"Jalannya sudah membentang dan sudah dilakukan pengerasan, jembatannya juga sedang dikerjakan dan akan segera tersambung," kata Firman, salah seorang warga Ibun, Kamis.
       
Menurut dia, jalan itu akan menggantikan jalur Monteng yang sangat curam dan berbahaya bagi lalu lintas. Nantinya jalur monteng akan dialihkan ke jalur baru itu yang tanjakannya agak lebih landai.
       
Dengan demikian tidak melintasi jalur Monteng yang terjal dan kerap terjadi kecelakaan lalu lintas khususnya pada musim penghujan karena jalanan licin.
       
"Jalan yang sekarang sebenarnya jalan lama yang diperlebar, kemudian menyeberang dengan menggunakan jembatan yang kemudian tersambung ke jalur Monteng bagian bawah," katanya.
       
Pembukaan jalur itu dilakukan oleh Bupati Bandung H Dadang M Naser beberapa bulan lalu. Dengan kondisi jalan yang lebih baik diprediksi arus lalu lintas dan perekonomian antara Majalaya dan Garut akan lebih optimal.
       
"Selama ini jalur itu jarang dilintasi karena jalannya terjal, tapi nanti mungkin lebih ramai. Namun tentunya jalur ke Ibun juga harus diperlebar," katanya.
        
Saat ini jalur itu dilayani oleh angkutan desa yang menghubungkan Kecamatan Ibun Bandung  - Kamojang - Kecamatan Pasirwangi Garut. Jalur itu juga jalur wisata ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Kamojang.
       
Selain jalur Ibun - Kamojang, Kabupaten Bandung juga membangun dan memperbaiki jalur tembus Cibeureum - Cihawuk - Darajat dengan memperlebar dan melakukan pembetonan jalur tanjakan di kawasan Bandung selatan itu.
       
Jalur itu selama ini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua, namun pada musim kemarau lalu sudah mulai bisa dilintasi kendaraan roda empat ukuran kecil.



Pewarta: Syarif
: Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026