Antarajabar.com - Atraksi atlet terjun payung dari Jawa Barat antara lain Dadang Satria, Sangga Lelana, dan Hani Setiaji memeriahkan acara hitung mundur 333 Hari Jelang PON XIX/2016 Jabar di Halaman Gedung Sate Bandung, Sabtu.

Atlet yang membawa spanduk bergambar Maskot PON XIX "Mang Surili" dan tulisan "Jabar Kahiji Jabar Ngahiji (Jabar Pertama Jabar Bersatu) melakukan aksi sulit yakni mereka harus terjun di sekitar halaman Gedung Sate, tepatnya di dekat Masjid Al Mutaqien.

Setelah melakukan pendaratan sempurna, salah seorang atlet terjun payung menyerahkan senjata kepada Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang berada di atas panggung acara.

Senjata tersebut akan digunakan oleh Deddy Mizwar sebagai tanda dimulainya hitung mundur 333 Jelang PON XIX/2016 Jawa Barat.

Selain atraksi atlet terjung payung, acara tersebut juga dimeriahkan dengan atraksi panahan di atas panggung dari atlet panahan dari Jawa Barat Syifa.

Secara resmi acara 333 Hari Jelang PON XIX/2016 Jawa Barat ditandai dengan ditembakannya senjata oleh Wakil Deddy Mizwar dan pelepasan merpati dan balon ke udara.

KONI Jawa Barat yang menjadi penyelenggara hitung mundur 333 Hari Jelang PON XIX/2016 menyajikan hal baru, selain melibatkan atlet yang akan melakukan long march seusai dikukuhkan di Kompleks Pajajaran ke Gedung Sate Kota Bandung.

Untuk penyelenggaraan acara itu, KONI Jabar menggandeng PT Bandung Utama Raya yang juga merupakan manajemen klub bola basket asal Kota Bandung, Bandung Utama. Kegiatan itu ditargetkan bisa menghadirkan 50.000 pengunjung ke Sport Expo itu.

Bahkan pada ajang Sport Expo itu akan digelar nonton bareng pertandingan semifinal Piala Presiden 2015 antara Persib Bandung melawan Mitra Kukar. Momen itu diperkirakan akan menjadi daya tarik tersendiri dari momen 333 Hari Jelang PON XIX/2016.


Pewarta: Ajat Sudrajat
: Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026