Nando juga mengatakan alat tersebut masih dalam tahap awal dan perlu dikembangkan, serta dilakukan pengujian.

"Kami masih bisa dibilang baru di tahap awal, sehingga alatnya masih sangat sensitif, kemudian kami juga belum melakukan pengujian ke sampel manusia," tuturnya.

Ke depannya, tim juga akan meningkatkan tingkat akurasi dari alat ini. Diharapkan, alat dapat diproduksi secara masal untuk memudahkan tim medis dalam mendiagnosis penyakit kanker mulut.

Baca juga: Pj Gubernur ajak alumni Unpad kontribusi bangun Jawa Barat

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mahasiswa FKG-FMIPA Unpad raih medali emas WICO di Korsel

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026