"Perjuangan saat menjadi Mitra Driver Grab merupakan titik balik dalam kehidupan saya. Pada saat itu rasanya, kok, rekoso men urip iki (sulit sekali hidup ini), nggak ada pilihan lain selain berjuang, sing penting modal percoyo, usaha lan dungo (yang penting modalnya percaya, berusaha, dan berdoa)," kata Ndarboy Genk alias Daru dalam campuran bahasa Indonesia dan Jawa, dalam siaran pers Grab Indonesia di Jakarta, Selasa (5/12).
"Modal Percoyo", alias modal percaya, didengar Ndarboy Genk saat menjadi bintang tamu Hari Mitra Grab. Setelah mendengar istilah itu, dia teringat pengalamannya ketika dulu menjadi pengemudi ojek daring.
Ndarboy Genk menceritakan pengalamannya dan sesama pengemudi ojek lainnya, yang berjuang menghadapi tantangan hidup setiap hari di jalan. Di balik kegigihan para pengemudi ojek daring, Daru melihat ada satu modal yang menjadi ciri khas mereka, yaitu menjalankan apapun dengan keyakinan, dengan percaya.
Daru mempertahankan genre lagu dangdut berbahasa Jawa pada lagu "Modal Percoyo", dengan lirik yang melankolis, namun, irama lagu mengundang pendengar untuk berjoget bersama. Lagu "Modal Percoyo" diproduksi oleh Mabes Balker, label rekaman milik Ndarboy Genk.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ndarboy Genk rilis "Modal Percoyo", curhat saat jalani ojek daring
Pewarta: Natisha AndarningtyasEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.