Sementara itu, Kepala SD Negeri 1 Kedungdawa Muhammad Arifin mengatakan bahwa tanda-tanda kerusakan beberapa ruang kelas di sekolahnya sudah terlihat sejak sebulan lalu.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan, ruang kelas 1 dan 2 SD Negeri 1 Kedungdawa kemudian dikosongkan.
Kegiatan belajar bagi sekitar 80 siswa kelas 1 dan 2 SD Negeri 1 Kedungdawa selanjutnya dilaksanakan di GOR Serbaguna milik Pemerintah Desa Kedungdawa.
"Yang roboh satu, tapi yang mengkhawatirkan dua kelas. Bangunan ini sebenarnya sudah lama, sekitar 2013-2015, jadi belum pakai baja ringan, masih pakai kayu," kata Arifin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah Kabupaten Cirebon perbaiki ruang kelas rusak mulai 2024