Namun ungkap dia, pihaknya tidak ingin terjebak pada angka kuantitas jumlah pemilih yang berpartisipasi, namun bagaimana hasil pemilu menjadi berkualitas. Karena dalam melaksanakan pendidikan pemilih untuk pemilu berkualitas menjadi tanggungjawab bersama.
"Sehingga tidak hanya kirab yang dilakukan, namun sosialisasi menyeluruh ke seluruh kalangan dapat lebih digencarkan termasuk pada pemilih pemula agar dapat menyalurkan aspirasinya pada pesta rakyat tahun depan," katanya.