Nur (kiri) dan Neneng Nurhayati (kanan) usai menebus sembako murah dalam Operasi Pasar Murah (OPM) Kabupaten Bandung Barat di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (1/4/2023). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Jakarta (ANTARA) -
Masyarakat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menginginkan keberadaan pasar murah di wilayah itu digencarkan dan diperbanyak jenisnya karena sangat membantu untuk mendapat kebutuhan pokok dengan harga wajar.
Seperti Nur, salah satu penduduk Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang dan terbantu dengan program yang diluncurkan Pemkab Bandung Barat saat Ramadhan 1444 Hijriah/tahun 2023 ini.
"Alhamdulillah, sangat senang dan terbantu sekali ada program ini dengan harga Rp71.500. Harapannya ingin ada lagi dan lebih banyak lagi termasuk isinya," kata Nur di Kantor Kecamatan Padalarang, Sabtu.
Senada dengan dia, Neneng Nurhayati juga sangat menyambut baik program operasi pasar murah (OPM) Bandung Barat ini, karena bisa membantu masyarakat di tengah gejolak harga yang kerap terjadi saat Ramadhan.
"Alhamdulillah sangat membantu, sekarang kan harga nuju marahal (sedang mahal) dengan adanya bantuan ini jadi meringankan. Ini kalau tidak puasa beras bisa sepekan, kalau puasa lumayan bisa dua kalinya," ucap Neneng.
Warga mengantre untuk menebus sembako murah dalam Operasi Pasar Murah (OPM) Kabupaten Bandung Barat di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (1/4/2023). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyelenggarakan operasi pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya selama Ramadhan yang kerap kali terjadi kenaikan harga barang pokok.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.