Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September merosot 47 sen atau 0,5 persen, menjadi menetap di 99,10 dolar AS per barel dan menyelesaikan sesi ketiga berturut-turut di bawah 100 dolar AS.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Agustus terkikis 52 sen atau 0,5 persen, menjadi berakhir di 95,78 dolar AS per barel.
Kedua kontrak mencapai posisi terendah pada Kamis (14/7/2022) yang berada di bawah penutupan 23 Februari, sehari sebelum Rusia menginvasi Ukraina, dengan Brent mencapai level terendah sejak 21 Februari.
Federal Reserve AS diperkirakan akan meningkatkan pertempurannya melawan inflasi tinggi 40 tahun dengan kenaikan suku bunga 100 basis poin yang sangat besar bulan ini setelah laporan inflasi yang suram menunjukkan tekanan harga meningkat. Pertemuan kebijakan Fed dijadwalkan pada 26-27 Juli.
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.