Cianjur, 7/10 (ANTARA) - Banjir bandang yang menimpa wilayah Kecamatan Cibinong, Cianjur, Jabar, beberapa waktu lalu, mengakibatkan proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), di tiga desa di wilayah tersebut, rusak.
Bahkan, material yang sudah disiapkan di lokasi proyek yang akan dikerjakan itu, hanyut terbawa air bah, sehingga menelan kerugian puluhan juta rupiah, kata Camat Cibinong Wodi Efyana, Kamis.
Dia mengatakan, akibat banjir bandang tersebut, sejumlah proyek yang dananya dari Program PNPM, maupun hasil swadaya masyarakat mengalami kerusakan yang bervariatif.
"Kami sedang membuat berita acaranya, mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara melalui Program PNPM," katanya.
Dia menjelaskan, kerusakan paling parah terjadi di tiga lokasi, masing-masing pengerjaan tembok penahan tebing yang ambruk di Desa Pananggapan.
Pengerjaan jembatan yang ambruk di Desa Panyindangan, pengerjaan tembok penahan tebing sepanjang 10 meter hasil swadaya masyarakat yang jebol di Desa Sukajadi, serta sejumlah bahan matrial yang hanyut terbawa banjir di Desa Batulawang.
"Kami sudah melaporkannya ke pihak terkait, namun kami belum memperoleh informasi bagai mana langkah selanjutnya karena terkait biaya yang hilang," ucapnya.
Saat ini, tutur dia, untuk bangunan tembok penahan tebing yang pengerjaannya hasil swadaya masyarakat, pihaknya tengah berupaya untuk menggalang dana kembali secara swadaya dari masyarakat agar proses perbaikan bisa segera terlaksana.
Seperti diberitakan, bencana banjir terjadi di Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Sidangbarang, Cianjur. Akibatnya 70 rumah warga setempat terendam air bercampur lumpur, bahkan 36 unit di antaranya terendam total.
Selain itu, derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut, mengakibatkan ambruknya tebing dipinggir jalan di empat titik.
Akibatnya, longsoran tanah bercampur batu menutupi badan jalan hingga ruas jalan utama di wilayah tersebut tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.***2***
Fikri
