Hal itu ditandai dengan penandatanganan komitmen terhadap MPP oleh Wakil Bupati Bogor bersama 37 kepala daerah lainnya se-Indonesia di hadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo.
"Dengan berdirinya MPP di Kabupaten Bogor, masyarakat tidak perlu repot mengurus banyak hal. Hal administrasi hingga perizinan berusaha, bisa dilakukan dalam satu tempat," ungkap Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan di Cibinong, Bogor, Kamis.
Namun, sebelum menandatangani komitmen tersebut, Pemkab Bogor telah menjalin kerja sama dengan PT Aeon Mall yang menyediakan tempat untuk diselenggarakannya program MPP.
Iwan menyebutkan bahwa MPP di Aeon Mall di Kawasan Sentul City sudah beroperasi sejak 2020. Semua pelayanan perizinan dan non perizinan tersedia satu pintu di MPP.
Berbagai layanan itu mulai dari pengurusan dokumen kependudukan dan catatan sipil, seperti e-KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, pelayanan paspor, Samsat, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Badan Pendapatan Daerah (Bappenda), Badan Pertanahan Nasional (BPN), BJB, Polres Bogor, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS).
Iwan mengatakan, MPP yang memberikan efek percepatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi daerah yang kondusif bagi pertumbuhan investasi. Pasalnya, mall pelayanan publik diyakini memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada masyarakat.
“Saya minta komitmen semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Baca juga: Pasien COVID-19 dirawat di RS Lapangan Bogor tinggal 20
Baca juga: Pemkot Bogor dorong pemanfaatan lahan jadi "urban farming"
Pewarta: M Fikri SetiawanEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.