Jakarta (Antaranews Jabar) - Sinetron "Preman Pensiun" kini diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama. Sebagai pemeran utama, Epy Kusnandar mengaku mendapat tantangan yang cukup besar dan harus bekerja keras.

Epy berperan sebagai Muslihat atau Kang Mus. Karakter tersebut merupakan tokoh sentral dalam film "Preman Pensiun".

Film tersebut juga merupakan debut perdana Epy sebagai pemeran utama dalam sebuah film. Namun ia mengaku justru mendapat tantangan yang besar.

"Tantangan cukup besar jadi peran utama, karena tanggung jawab saya harus berhadapan dengan lawan main. Itu enggak boleh menonjol sendiri, kita harus bersama-sama. Pemain yang baik kata Didi Petet itu harus bisa membuat lawan mainnya lebih baik, jadi harus kerjasama baik-baik," kata Epy ditemui usai pemutaran perdana film "Preman Pensiun" di Jakarta, Kamis.

Epy pun mengungkapkan kesulitan saat berakting di sinetron dan film. Untuk film ini, ia mengatakan harus bekerja keras agar bisa mendapat hasil yang maksimal.

"Yang pasti lebih di eksplor maksimal di film ini karena salah sedikit aja keliatan. Bukan saja salah dialog, salah perasaan aja 'Ah salah nih kayaknya', penonton akan jeli, jadi dibutuhkan latihan yang ekstra keras empat kali lipat," jelas Epy.

"Kalau disinetron naskah dateng pagi hari dan langsung syuting, kalau ini harus workshop dulu. Saya dan teman-teman mengkarantinakan diri. Karantinanya langsung ke pasar, langsung ke terminal, kita jalan-jalan. Setiap hari saya harus menjadi Muslihat di kehidupan nyata. Begitu take, 21 hari syuting udah enggak ada kesulitan lagi," lanjutnya.

Baca juga: Sinetron Preman Pensiun akan hadir dalam bentuk film

Baca juga: Promo film Preman Pensiun turun ke jalanan di Bandung


 

Pewarta: Maria Cicilia

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019