Bandung  (Antaranews Jabar) - Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan sistem merit dalam proses kenaikan atau pengangkatan pejabat.

"Proses pengangkatan pejabat di Pemprov Jawa Barat ditargetkan nantinya akan mengendepankan sosok atau figur dengan kemampuan dan kinerja terbaiknya," kata Iwa Karniwa di Bandung, Senin.

Sitem merit merupakan kebijakan dan manajemen SDM aparatur negara yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar.

Iwa menuturkan beberapa waktu lalu pihaknya dan Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah menggelar pertemuan dan pembahasan penerapan sistem merit dalam proses kenaikan jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia menjelaskan sistem merit adalah cerminan manajemen kepegawaian yang profesional di mana penempatan pegawai dan pejabat menggunakan kompetensi kinerja dan track record sebagai alat ukur pengangkatan.

"Jadi penerapan sistem ini yang akan didorong ke depan terkait pengangkatan jabatan di lingkungan Pemprov Jabar," kata dia.

Menurut dia, sistem merit berbeda dengan proses uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan untuk mencari figur yang tepat untuk mengisi jabatan.

Dengan sistem merit ini, kata dia, maka lebih banyak digunakan untuk pengangkatan pejabat dalam struktur dinas.

"Sehingga kalau di bidang tertentu ada kesinambungan jika pejabat yang diangkat masih di dalam struktur dinas itu," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan sistem merit ini nantinya selain menghasilkan figur pejabat yang mumpuni dan memiliki kinerja bagus juga tidak akan mengganggu kondisi internal karena memiliki kesinambungan dengan pejabat lama.

"Jadi sistem ini arahnya pada percepatan dan peningkatan pelayanan publik di Jawa Barat," kata dia.

Dia menambahkan hingga saat ini sistem merit belum sepenuhnya diterapkan dalam proses promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemprov Jawa Barat.

"Badan Kepegawaian Daerah dan Komisi ASN sudah membahas ini, ke depan ini akan diterapkan," ujarnya. 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2018