Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menuntaskan penanganan dua kejadian kebakaran yang melanda sejumlah rumah warga di dua kecamatan yang diduga akibat arus pendek listrik selama dua hari terakhir.

Kepala Satpol PP dan Damkar Cianjur Djoko Purnomo di Cianjur, Minggu, mengatakan dua kejadian kebakaran melanda empat rumah di Kecamatan Cipanas dan dua rumah di Kecamatan Sukanagara. Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Kami menurunkan 16 orang petugas dengan tiga mobil pemadam ke dua lokasi tersebut, tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta, pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya," kata dia.

Dia menjelaskan dari dua kejadian tersebut, petugas menduga kuat kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik, sehingga warga diminta rutin melakukan pemeriksaan jaringan listrik di dalam rumah dan tidak melakukan penyambungan secara berlebihan.

Pasalnya selama satu bulan terakhir tercatat delapan kejadian kebakaran yang menimpa rumah warga di sejumlah kecamatan di Cianjur, dengan penyebab arus pendek listrik, sehingga hal tersebut perlu diwaspadai warga di seluruh wilayah Cianjur.

"Ini harus menjadi kewaspadaan bersama, terutama rumah dengan jaringan listrik yang sudah tua harus sering dilakukan pemeriksaan dan peremajaan agar aman dan terhindar dari kebakaran akibat arus pendek listrik," katanya.

Dia menyebutkan kejadian kebakaran terbaru pada Minggu siang di Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, di mana empat rumah warga terkabar akibat arus pendek listrik di salah satu rumah menjalar dengan cepat ke rumah lainnya.

Dua unit damkar dengan 12 petugas berhasil memadamkan api setelah berkecamuk selama satu jam. Kebakaran membuat panik warga karena rumah mereka saling berdekatan. Mereka sempat mengeluarkan barang berharga dari dalam rumah.

"Api dapat dipadamkan sehingga tidak menjalar ke bangunan rumah lainnya yang letak berdekatan, warga sempat panik mengeluarkan barang dari dalam rumah karena takut api membesar dan terus menjalar, empat kepala keluarga terpaksa mengungsi," katanya.

Untuk meringankan beban warga korban kebakaran, pihaknya meminta aparat desa dan kecamatan mengajukan permohonan bantuan ke Pemkab Cianjur dengan harapan dapat segera disalurkan guna membangun kembali rumah mereka.

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Riza Fahriza


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026