Antarajabar.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher memastikan banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Pangandaran sudah tertangani oleh BPBD Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Jabar, dan BPBD Pangandaran.

"Sudah tertangani oleh TNI, Polri, masyarakat para relawan. Jawa Barat sudah mengirimkan pasukan BPBD-nya, pasukan Dinsosnya," katanya usai menghadiri Pertemuan dengan Delegasi Bisnis Timur Tengah (peserta Indonesia Middle East Update 2017) di Gedung Sate Bandung, Senin.

Ia juga memastikan foto-foto tentang banjir dan longsor yang beredar di media sosial adalah foto "hoax" atau bohong.

"Tertangani, Alhamdulillah dan berita-berita yang muncul di media dan medsos itu `hoax` ya. Ada korban empat orang (meninggal dunia) sudah tertangani dan dapat bantuan material per orang Rp15 juta dari Kemensos," kata dia.

Pihaknya juga memastikan bantuan logistik untuk para korban banjir dan longsor di Kabupaten Pangandaran sudah disalurkan.

"Apalagi kalau ceritanya mitigasi, terkait logistik amanlah. Kita sedia beras, lauk pauk sedia macam-macam," kata dia.

Banjir bandang di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sudah surut, sehingga petugas gabungan dan masyarakat mulai membersihkan sisa lumpur bekas banjir, termasuk material longsoran tanah.

"Sekarang sudah masuk ke tahap rehab rekon, masyarakat dibantu para petugas membersihkan sisa-sisa bekas longsoran dan luapan air," kata Koordinator Humas dan Protokoler Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Barat Joshua Banjarnahor melalui telepon seluler, pada Minggu (8/10).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran Naa Ruhena menambahkan kondisi ketinggian air di lokasi banjir sudah turun.

Ia menyatakan situasi di daerah terdampak banjir dalam kondisi aman dan terkendali, sebagian pengungsi juga sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

"Kondisi ketinggian air, saat ini di lokasi banjir sudah turun, kondisi aman dan terkendali," katanya. 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2017