Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, menggelar operasi pasar murah di tiga kecamatan setempat sebagai upaya menstabilkan harga bahan pokok yang mengalami kenaikan menjelang Idul Adha 2025.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Ronny A Nurudin menjelaskan operasi pasar ini menawarkan kebutuhan pokok dengan harga distributor, yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Melalui pasar murah ini, kami ingin meringankan beban masyarakat menjelang Idul Adha. Harga kebutuhan pokok bisa lebih murah, karena kami bekerja sama langsung dengan pelaku usaha, distributor, BUMN dan toko ritel besar,” kata Ronny, di Bandung, Minggu.
Menurut Ronny, pelaksanaan pasar murah ini bertujuan menekan potensi kenaikan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang libur panjang.
“Melalui pasar murah ini, kami berharap masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan harga terjangkau," katanya.
Operasi pasar murah itu digelar pada Senin 19 Mei, di Jalan Puter No. 7, Kecamatan Coblong, Lapang Aspol RW 09, Kecamatan Sukajadi dan Balai Teratai, Kecamatan Cibeunying Kidul.
Adapun berbagai komoditas pangan dengan harga lebih murah dijual pada kegiatan pasar murah kali ini meliputi telur ayam Rp25.000 per kilogram dan minyak goreng premium Rp16.500 per liter.
Kemudian komoditas lainnya, seperti ayam negeri/ras Rp29.000 per ekor, beras premium Rp70.000 per 5 kilogram, gula putih Rp17.500 per kilogram, bawang merah dan putih Rp34.000 per kilogram.
Ronny berharap dengan adanya operasi pasar murah ini, masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kota Bandung.
Lebih lanjut, dia menyampaikan dalam pasar murah ini juga menghadirkan pelayanan publik dan pendampingan usaha bagi pelaku UMKM dan masyarakat umum.
“Kami juga melayani pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), konsultasi dan pendaftaran sertifikasi halal, uji mutu produk, hingga pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual,” kata dia pula.
Baca juga: Pemkot Bandung sebut olahan sampah Kang Pisman bernilai ekonomi untuk KMP
Baca juga: Pemkot Bandung fokus menangani timbulan sampah baru hingga Juni
Baca juga: Pemkot memprediksi 500 ribu orang kunjungi Bandung selama libur Waisak
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2025