Antarajawabarat.com,25/1 - Para petani nilam di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengeluhkan serangan hama tanaman karena menghambat hasil panen.

Dayat, salah seorang petani nilam di Desa Citundun, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Sabtu, mengatakan, musim penghujan tanaman nilam rawan serangan hama yakni buldog yang menyebabkan tanaman tersebut terancam kering.

"Serangan hama dikawatirkan merugikan petani dampaknya mereka alih tanam, sehingga produksi nilan Kuningan berkurang," katanya.

Lahan pertanian di Kabupaten Kuningan, cocok untuk budidaya tanaman nilam, kata dia, namun butuh perhatian dari pihak terkait untuk mencegah serangan hama terutama saat curah hujan tinggi.

Budidaya nilam cukup menguntungkan bagi para petani, selain perawatannya mudah, permintaan minyak nilam tersebut tinggi sehingga serapan hasil panen sudah jelas pasarnya.

Sementara itu Mahfud petani lain mengaku, banyak petani nilam di Kabupaten Kuningan alih tanam, karena mereka tidak mampu mengatasi serangan hama saat curah hujan tinggi.

Budidaya nilam cukup diminati para petani dilereng gunung Ciremai Kabupaten Kuningan, kata dia, selain potensial hasil panen mudah dijual, tetapi mereka sulit mengatasi serangan hama.***3***

Enjang S

Pewarta:

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2014