Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melalui Dinas Kesehatan dan organisasi kemanusiaan di Cianjur, memberikan pencerahan atau trauma healing bagi warga terdampak yang masih bertahan di dalam tenda dan hunian darurat agar bangkit lebih cepat.

Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur Senin, mengatakan trauma healing khusus diberikan untuk orang dewasa sebagai bentuk dorongan semangat bagi mereka untuk dapat beraktivitas normal seperti biasa sambil menunggu bantuan dari pemerintah cair.

Baca juga: Kementerian PUPR tuntaskan bangun 2 gedung SMP rusak akibat gempa Cianjur

"Tentunya stres tinggi dirasakan orang dewasa atau orang tua yang tinggal di dalam tenda sudah enam bulan lebih, sehingga perlu ada penyegaran atau trauma healing yang dapat diberikan agar mereka kembali semangat dan tidak hanya berdiam diri menunggu bantuan," katanya.

Trauma healing dilakukan agar orang dewasa dapat kembali beraktivitas sekaligus memberikan dorongan semangat, sehingga tidak hanya diam di dalam tenda namun kembali berusaha untuk menafkahi keluarga tanpa mengandalkan bantuan dari berbagai pihak.

Tidak hanya dinas kesehatan, pihaknya akan meminta semua dinas melakukan penanganan bersama dengan cara menggelar berbagai pelatihan keterampilan bagi warga penyintas agar memiliki keahlian dan keterampilan lain termasuk menjadi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Karena sudah terlalu lama tinggal di dalam tenda, banyak laporan yang kami dapat kalau warga sudah jenuh dan banyak yang hanya berdiam diri dengan harapan cukup mengandalkan hidup dari bantuan, sehingga hal tersebut harus dihilangkan melalui pelatihan," katanya.

Setelah mendapat pelatihan dan memiliki keahlian mereka dapat melakukan berbagai bidang usaha termasuk menjadi pelaku UMKM yang hasilnya dapat menghidupi keluarga dan cukup dilakukan di dalam tenda atau hunian darurat.

"Kami berharap warga penyintas gempa Cianjur, kembali bangkit dan dapat membangun perekonomian keluarga ke arah lebih baik, meski masih tinggal di dalam tenda atau hunian darurat mereka tetap bisa menghasilkan produk yang memiliki daya saing," katanya.

Baca juga: Warga Cianjur diminta bangun rumah dengan konstruksi tahan gempa

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023