Sarana Olahraga (SOR) Akuatik Talaga Bodas yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat mendapatkan sertifikat dari Federation Internationale de Natation (FINA) sebagai tempat olahraga renang yang siap digunakan untuk tingkat internasional.

"Akuatik ini sudah melalui proses sertifikasi, dan hari ini adalah pembuktian bahwa ini sudah melalui penelitian, bahwa ini adalah kolam renang keempat di Indonesia yang dapat sertifikat FINA, jadi penyelenggaraan apapun di sini diakui oleh organisasi renang dunia," kata Bupati Garut Rudy Gunawan saat menerima sertifikat dari FINA di SOR Akuatik Talaga Bodas Garut, Rabu.

Baca juga: PVMBG teliti tingkat potensi tanah longsor di Singajaya Garut

Sertifikat tersebut diterima langsung oleh Bupati Garut yang diberikan oleh perwakilan dari FINA, Alberto didampingi Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), Sarman Simanjorang.

Bupati menyampaikan Kabupaten Garut saat ini secara resmi sudah memiliki sor kolam renang bertaraf internasional yang diberi nama Gedung Talaga Bodas mengambil nama danau di Garut.

Fasilitas bertaraf internasional itu, kata dia, sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah untuk membina dan melahirkan atlet-atlet renang berskala internasional.

"Saya berharap dari Garut lahir atlet-atlet nasional dan internasional, pemerintah daerah akan merekrut pelatih yang ternama dan berkualitas, untuk menghasilkan atlet-atlet renang ternama dari Garut untuk Indonesia," katanya.

Wakil Ketua Umum PB PRSI, Sarman Simanjorang menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Garut yang sudah membangun gedung olahraga akuatik berstandar internasional dengan dibuktikan mendapatkan sertifikat dari FINA.

Ia mengatakan kolam renang berstandar internasional yang dibangun oleh pemerintah kabupaten di Indonesia baru terjadi di Garut, untuk itu pihaknya mengapresiasi Pemkab Garut yang ingin memajukan olahraga renang.

Baca juga: BPBD Garut periksa kerusakan rumah dampak angin puting beliung

"Ini satu-satunya kolam renang yang berstandar internasional yang ada di kabupaten, dari 416 kabupaten di Indonesia inilah pertama kali ada kolam renang yang berstandar internasional," katanya.

Ia berharap upaya Pemkab Garut itu bisa menjadi motivasi bagi kabupaten lain untuk membangun kolam renang berstandar internasional.

Menurut dia adanya kolam renang berstandar internasional itu akan memudahkan atlet renang di Garut maupun Provinsi Jabar untuk melakukan latihan dan penyelenggaraan olahraga renang tingkat internasional.

"Dengan adanya kolam renang berstandar internasional ini, atlet-atlet yang ada di Garut maupun di Jawa Barat tidak perlu lagi ya berlatih ke luar negeri, karena ini sudah berstandar internasional dan sudah mendapat sertifikasi dari FINA," katanya.

Ia menambahkan kolam renang bertaraf internasional di Indonesia saat ini baru ada empat yakni di GBK Senayan, Ragunan, kemudian di kolam renang PON Papua, dan keempat di Garut.

Baca juga: Bupati Garut minta warganya tetap waspada penularan COVID-19

PB PRSI, kata dia, selanjutnya akan mengadakan acara tingkat nasional yang bisa diselenggarakan di Kabupaten Garut, sehingga diharapkan bisa melahirkan atlet renang dari Indonesia yang siap maju di tingkat internasional.

"Kita harapkan juga akan lahir atlet-atlet renang yang nantinya bukan hanya mampu membawa nama baik daerah, tetapi juga nanti membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional," katanya. 
 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022