ANTARAJAWABARAT.com,10/11 - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat merekrut dan menyebar 78 sarjana pendamping penggerak olahraga ke sejumlah kecamatan di Jawa Barat.

"Mulai 2011 sarjana pendamping atau pemuda penggerak olahraga disebarkan, tujuannya untuk menggerakan minat masyarakat berolahraga," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat, Daud Ahmad di Bandung, Kamis.

Menurut Daud, tugas mereka menciptakan momen dan kegiatan yang merangsang masyarakat gemar berolah raga, salah satunya dengan bersinergis dengan potensi-potensi keolahragaan di daerah.

Program pemuda penggerak olahraga itu menjadi program berkesinambungan di lingkungan Dispora Jabar. Salah satunya untuk memastikan minat olahraga meningkat di kalangan masyarakat.

"Mereka direkrut dari sarjana atau pemuda di daerah dengan kontrak setahun dan bantuan honor senilai Rp1,5 juta per bulan," kata Daud.

Daud berharap bisa meningkatkan jumlah pemuda penggerak olahraga, namun untuk 2012 pihaknya belum bisa meningkatkan tambahan tenaga "outsourching" tersebut dan tetap 78 orang.

"Program ini baru pertama dilakukan di Jawa Barat, mereka bukan melakukan pembinaan cabang olahraga, namun mengajak masyarakat untuk gemar berolahraga dan memanfaatkan fasilitas olahraga yang ada di lingkungan masing-masing," kata Daud.

Selain itu, Dispora Jabar juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sarana olahraga umum di tiap kecamatan dengan anggaran yang cukup signifikan.

Fasilitas olahraga itu antara lain lintasan berlari di tiap kecamatan serta memperbaiki sarana olahraga lainnya, termasuk GOR di kecamatan.

"Perbaikan fasilitas olahraga bagi masyarakat itu dilakukan sejak dua tahun lalu, dan saat ini sudah terbangun di sejumlah kecamatan di Jawa Barat," kata Daud Ahmad menambahkan.***6***
(S033)



Syarif A

Pewarta:

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2011