Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terus mengejar capaian vaksinasi COVID-19 hingga 50 persen, agar dapat menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Sehari kita bisa melakukan vaksinasi kepada 23 ribu warga," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu Deden Boni Koswara di Indramayu, Rabu.

Deden mengatakan, percepatan vaksinasi COVID-19 dilakukan untuk menurunkan level PPKM, karena saat ini Indramayu masih masuk level 3.

Menurutnya indikator yang dikeluarkan Pemerintah Pusat untuk menurunkan level PPKM bukan hanya dari 3 T yaitu testing, tracing, dan treatment.

Namun ditambah dengan adanya cakupan vaksinasi, yaitu untuk keseluruhan harus mencapai 50 persen, dan lansia 40 persen.

"Dengan terus dilakukan vaksinasi, diharapkan Indramayu bisa segera turun level," katanya.

Saat ini, kata Deden, capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Indramayu sudah mencapai 43 persen dari total target sebanyak 1,4 juta jiwa penduduk.

Sementara untuk vaksinasi bagi lansia saat ini baru diangka 24 persen dari target yang telah ditentukan, hal ini dikarenakan masih adanya rasa takut dari mereka.

"Masih ada rasa takut dari kalangan lansia, serta akses ke tempat vaksinasi yang cukup jauh," tuturnya.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 bagi lansia Indramayu baru 17 persen

Baca juga: BKKBN distribusikan dana vaksinasi dan stunting ke Indramayu, Majalengka dan Kuningan

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Indramayu mencapai 41 persen

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021