Garut, 7/3 (ANTARA) - Pencegahan wabah virus flu burung yang mematikan unggas dan dapat menularkan virus dari unggas ke manusia, tergantung kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dalam memelihara unggas, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Alma Lucyati.

"Masyarakat sendiri apakah memeliharanya dengan baik, selalu menjaga kebersihan kandangnya atau tidak, apakah melindungi dirinya saat kontak dengan unggas," kata Alma saat menghadiri revitalisasi Posyandu "Dewi Sartika" Garut Kota, Senin.

Selama ini masyarakat yang memelihara unggas diantaranya jenis ayam, menurut Alma, kurang memperhatikan kondisi kebersihan lingkungan kandang maupun sekitarnya.

Bahkan pemilik unggas, kata Alma, saat mengurus atau membersihkan kandang unggas seringkali mengabaikan pengamanan diri dari pakaian pelindung agar tidak kontak langsung dengan unggas maupun kotoran unggas.

"Standarnya selalu memakai baju pelindung khusus, kalau tidak punya, badan khususnya tangan dan kaki harus dilindungi, pakaian bekas dari kandang jangan dibawa ke rumah," kata Alma mengingatkan.

Ia menilai masyarakat yang memelihara unggas jenis ayam terkadang tidak dikandangkan melainkan dibebaskan berkeliaran, bahkan masuk dalam rumah kemudian membuang kotoran sembarangan.

Tindakan masyarakat dengan cara membebaskan ayamnya berkeliaran, menurut Alma, salah satu penyebaran bakteri maupun virus kemudian menular pada manusia sekitar kandang atau tempat berkeliarannya ayam.

"Contohnya saja, seperti unggas buang kotoran dimana saja, kemudian kotoran itu tertiup angin dan terhirup manusia, itu bisa menyebabkan timbulnya penyakit," katanya.

Ia berharap, masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, karena antisipasi mewabahnya flu burung merupakan tanggung jawab bersama masyarakat dan pemerintah.

Masyarakat pemelihara unggas, kata Alma sebaiknya lapor kepada dinas peternakan setempat, agar mendapatkan perhatian sehingga setiap waktu tertentu kandang unggas disemprot desinfektan salah satu pencegahan unggas terserang flu burung.

"Saat ini cuaca mempengaruhi perkembangan virus tersebut, sebaiknya hewan ternak tadi harus di vaksinasi, dan kandangnya harus jauh dari rumah penduduk," katanya.

Feri

Pewarta:

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2011