Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan vaksinasi di Jawa Barat dapat dilakukan kepada 200 ribu orang dalam satu hari guna mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Kami mengharapkan di Jawa Barat kalau bisa 200 ribu per hari, karena ini provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia," kata Budi di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Menurut Budi, 33 juta orang di Jawa Barat ditargetkan mendapat vaksinasi sesegera mungkin. Karena hal itu diperlukan untuk mengejar persentasi vaksinasi di provinsi lainnya.

"Dibandingkan dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur, memang harus mengejar. Jadi Insyaallah dengan adanya tempat (vaksinasi) seperti ini, target 200 ribu bisa kita kejar," kata dia.

Adapun Budi melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi di Bandung bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Ganip Warsito.

Kegiatan tersebut diselenggarakan mulai tanggal 8 Juli sampai 9 Juli 2021 dengan total target vaksinasi sebanyak 4.500 orang dari masyarakat umum yang sudah menerima dosis pertama.

Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 4.500 dosis jenis Sinovac milik Pemprov Jawa Barat dengan petugas vaksinator yang dilibatkan sebanyak 235 orang.

Sementara itu, Listyo Sigit mengajak seluruh elemen masyarakat baik itu organisasi masyarakat, kelompok sosial masyarakat hingga civitas akademik di seluruh perguruan tinggi untuk turut serta berkolaborasi dengan TNI-Polri dalam rangka mempercepat proses vaksinasi.

“Semoga akhir Juli atau Agustus vaksinasi kita bisa tembus dari 1 juta jadi 2 juta dosis perhari, dan akan bertambah terus selanjutnya agar percepatan herd immunity dapat segera terlaksana," kata Listyo.

Baca juga: Panglima TNI rencanakan kirim vaksinator TNI dan Polri ke Bandung Raya

Baca juga: Itenas gelar vaksinasi massal untuk 5.000 warga ber-KTP Kota Bandung

Baca juga: Pemkot Bandung targetkan vaksinasi COVID-19 jangkau 50.000 orang per hari

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021