Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat, membuka penerimaan atau rekruitmen calon aparatur sipil negara (ASN) 2021 yang berasal dari tenaga kesehatan untuk ditempatkan di lingkungan pemerintahan setempat.

"Penerimaan calon ASN ini, kami sudah mengalokasikan untuk 97 formasi/orang dengan rincian dua formasi untuk penyandang disabilitas dan 95 formasi umum untuk tenaga kesehatan," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam siaran persnya di Sukabumi, Minggu.

Rekruitmen tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 552 Tahun 2021 tanggal 21 April 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi Formasi Tahun 2021.

Menurutnya, penerimaan calon ASN ini dibuka untuk umum dan siapapun boleh mendaftar sesuai syarat dan ketentuan. Bahkan, pihaknya pun menyediakan dua formasi untuk penyandang disabilitas.

Penyandang disabilitas ini harus memenuhi kualifikasi pendidikan yakni D III Analis Kesehatan dan apoteker. Setelah lulus dan dilantik menjadi ASN mereka ditempatkan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Gedongpanjang sebagai analis kesehatan dan apoteker di UPT Puskesmas Cipelang.

Rekruitmen ini hanya dibuka hingga 21 Juli 2021, bagi warga yang berminat bisa membuka website sscasn.bkn.go.id dan sukabumikota.go.id untuk mengetahui jadwal pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi calon ASN.

Adapun pendaftaran dilakukan secara online di sscasn.bkn.go.id dan pihaknya pun menyediakan pelayanan serta penjelasan informasi (help desk) terkait pelaksanaan seleksi. Sehingga warga yang bingung tentang tata cara pendaftaran bisa menghubungi di nomor 0266 214456 (hari dan jam kerja) atau mengirim surat melalui email cpnssukabumikota2020@gmail.com atau bisa melalui instagram di @bkpsdmkotasukabumi.

"Informasi resmi yang terkait dengan seleksi CPNS Tahun 2021 hanya dapat dilihat dalam situs www.menpan.go.id, bkn.go.id , sscasn.bkn.go.id dan
sukabumikota.go.id. Pelaksanaan rekruitmen ini sepenuhnya gratis atau tidak dipungut biaya sedikit pun," tambahnya.

Fahmi mengimbau bagi warga yang berminat agar segera mendaftar dan menyiapkan persyaratannya, jangan sampai ada yang terlewat atau hal yang bisa menggugurkan pendaftarannya. Selain itu, agar tidak mempercayai siapapun yang mengatasnamakan panitia seleksi yang menawarkan jasa bisa membantu lolos seleksi.

Dipastikan dalam penerimaan calon ASN ini tidak ada KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), jika ada yang kedapatan berlaku curang maka bisa digugurkan meskipun lolos seleksi dan pihaknya tidak bertanggung jawab jika ada korban yang mengalami kerugian akibat membayar oknum yang menjanjikan kelulusan.

"Kami tegaskan penerimaan calon ASN Pemkot Sukabumi formasi 2021 sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya sedikitpun. Untuk itu siapkan segala sesuatunya dan percaya kepada diri sendiri serta berlatih dari sekarang sebelum tahapan seleksi dimulai," katanya.

Baca juga: Ribuan tenaga kesehatan Sukabumi siap jalani vaksinasi COVID-19 gelombang pertama

Baca juga: Dinkes Sukabumi: Tak ada penolakan dari nakes untuk divaksinasi

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021