Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menciptakan berbagai produk pangan fungsional berbasis karbohidrat dari bermacam-macam sumber pangan seperti pisang dan rebung bambu.

"Kita juga mengembangkan pangan fungsional berbasis karbohidrat yang berasal dari tepung pisang," kata peneliti Pusat Penelitian Teknologi Tepat Guna LIPI Achmat Sarifudin dalam seminar virtual di Jakarta, Jumat.



Seminar virtual Talk to Scientists dengan tema "Popularitas Pangan Fungsional" diadakan bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia atau World Food Day yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober.

Hari Pangan Sedunia 2020 memiliki tema "Tumbuhkan, Pelihara, Lestarikan Bersama. Tindakan kita adalah Masa Depan kita". Ini menyerukan untuk membangun kembali dengan sistem pangan yang lebih baik dan pertanian yang lebih tangguh.

Produk pangan fungsional berbasis karbohidrat yang berasal dari tepung pisang, antara lain banana flakes, biskuit pisang, dan camilan dari pisang (snack bar).

LIPI juga membuat produk pangan fungsional dengan tepung rebung bambu yang mengandung oligosakarida dan serat, bubur bayi berbasis sorgum yang mengandung oligosakarida, serta mi canna yang mengandung antioksidan dan kaya serat.

Produk pangan fungsional berbasis karbohidrat yang lain adalah mi berbasis jagung dan mocaf yang kaya serat dan protein serta mengandung zat besi dan zinc, serta bubur instan yang difortifikasi untuk makanan bayi dengan bahan non-gandum, tapi berbasis pisang-pisangan.



Dalam pemaparannya, Achmat menyoroti berbagai pangan fungsional berbasis karbohidrat. Karbohidrat bisa berasal dari berbagai macam sumber yang dapat diolah untuk diversifikasi pangan selain yang bersumber dari beras. Pangan fungsional bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena mengandung gizi, seperti vitamin, mineral dan serat pangan.

"Salah satu jenis pangan fungsional yang sudah sering kita konsumsi adalah yang berasal dari golongan karbohidrat," tuturnya.

Karbohidrat umumnya merupakan hasil fotosintesa tumbuhan dan berfungsi sebagai sumber energi bagi makhluk hidup.

Contoh karbohidrat yang sering dikonsumsi adalah pati yang berasal dari beras dan agar-agar atau rumput laut. Selain fungsinya sebagai sumber energi bagi tubuh, beberapa golongan karbohidrat mempunyai fungsi fisiologis lainnya yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh, sehingga golongan karbohidrat tersebut bisa digolongkan ke dalam pangan fungsional.

Secara umum, Achmat mengatakan karbohidrat bisa digolongkan menjadi pati dan nonpati. Sumber karbohidrat pati antara lain kentang, singkong, jagung dan beras. Sumber karbohidrat bukan pati, yakni dari daun-daunan seperti rumput laut Eucheuma sp yang diolah menjadi tepung agar-agar.

Pati mengandung amilosa dan amilopektin yang menjadi sumber energi bagi metabolisme tubuh.

Baca juga: Pangan fungsional tingkatkan metabolisme tubuh

Baca juga: Artikel - Terapi Pisang

Baca juga: Pisang Ambon Lumut tengah dikembangkan di Sukabumi

Pewarta: Martha Herlinawati S

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020